1 Nov 2015

H.R. Semua orang kudus. Why 7:2-4, 9-14; 1Yoh 3:1-3; Mat 5:1-12a. Sekarang ini kita sudah anak-anak Allah, tetapi bagaimana keadaan kita kelak, belumlah nyata. Benar, kita ini anak-anak Allah, anak-anak terang yang dikasihi dan dikuduskan. Tapi kenyataannya kita masih tinggal di tengah kegelapan dosa. Hidup kita adalah perjuangan untuk tetap berjalan dalam terang Tuhan dan tidak jatuh dalam kegelapan. Untuk itu Tuhan memberi kita banyak petunjuk lewat sabda-Nya. Hari ini kita mendengar “Sabda bahagia”. Memang sepertinya tidak masuk akal: Bagaimana orang bisa bahagia kalau miskin, berdukacita, lemah lembut, lapar dan haus? Itu sulit dijelaskan, hanya bisa dialami. Para kudus yang kita rayakan hari ini tanpa kecuali telah menempuh jalan itu dan mereka sungguh bahagia. Perjuangan mereka di dunia melawan kegelapan dosa telah mereka akhiri dengan sukses. Sekarang mereka bersama Tuhan dalam terang dan kebahagiaan abadi.

Comments are closed.