18 Okt 2015

Minggu Biasa XXIX. Yes 53:10-11; Ibr 4:14-16; Mrk 10:35-45 (10:42-45). Sesudah kesusahan jiwanya ia akan melihat terang dan menjadi puas. Siapakah “hamba Allah” yang disebut oleh nabi Yesaya? Dahu-lu orang melihatnya sebagai gambaran orang Israel yang saleh. Kemudian setelah mengenal hidup, wafat dan kebangkitan Yesus, orang tidak ragu lagi bahwa yang dimaksud adalah Yesus. Dia datang bukan untuk dilayani, melainkan untuk melayani dan memberikan nyawanya menjadi tebusan bagi banyak orang. Kita diajak memang-gul salib kita masing-masing dan ikut Dia. Memanggul salib itulah penderitaan, tapi hanya untuk sementara waktu, sebagai jalan menuju terang yang membahagiakan dan menyelamatkan.

Comments are closed.