16 Okt 2015

Rm 4:1-8; Luk 12:1-7. Berbahagialah orang yang diampuni pelanggaran-pelanggarannya dan ditutupi dosa-dosanya. Sabda itu benar-benar kabar baik bagi kita orang berdosa yang sering menga-dakan pelanggaran. Allah yang maha pengampun dan penuh belaskasihan tahu kita kecil dan lemah. Burung pipit pun tak ada yang Ia lupakan, apalagi kita yang berharga di mata-Nya. Tidak berarti kita bisa terus mengadakan pelanggaran dan berdosa seenak perut. Tuhan memberi kita segala sarana yang kita perlukan untuk hidup suci dan tak bercela di hadapan-Nya. Menyadari kebaikan dan kesa-baran Allah dengan kita, tidakkah hati kita merasa trenyuh? Apa yang menghalangi kita untuk mencintai Dia dengan sepenuh hati?

Comments are closed.