28 Agustus 2015

Pw S. Agustinus. 1Tes 4:1-8; Mat 25:1-13. Allah memanggil kita bukan untuk melakukan yang cemar, melainkan untuk melakukan yang kudus. Tidak cukup kita menjadi orang baik yang melakukan hal-hal baik menurut pandangan manusia. Kita dipanggil menjadi orang kudus dan melakukan hal-hal yang kudus, yaitu menjadi orang yang dekat dengan Allah dan dalam segalanya berkenan kepada Allah. Setelah mengembara jauh dari Allah, Agustinus bertobat dan kembali ke pangkuan Gereja. Ia mengalami bahwa di luar Allah, hatinya terus gelisah. Ia menyesali bahwa ia “terlambat” mencintai Tuhan. Hari ini juga Tuhan mau memeluk kita dalam kasih-Nya. Ia tidak menunggu sampai kita pantas menerimanya. Mengapa kita masih ragu?

Comments are closed.