26 Agustus 2015

1Tes 2:9-13; Mat 23:27-32. Kalian tahu betapa kami telah mengasihi kalian dan menguatkan hatimu masing-masing seperti seorang bapa terhadap anak-anaknya. Kita semua yang berperan sebagai pemimpin, entah dari kelompok kecil seperti keluarga atau kelompok lebih besar, bisa belajar dari Rasul Paulus. Ia tidak bersikap sebagai atasan terhadap bawahan, melainkan sebagai bapak terhadap anak-anaknya. Dasarnya adalah kasih. Seorang bapak tidak membiarkan anak-anaknya tumbuh liar, tapi membimbing mereka dengan nasihat dan teguran, dan kalau perlu juga dengan hukuman. Tapi bukan karena dendam atau nafsu, melainkan selalu karena kasih, demi kebaikan yang lain.

Comments are closed.