12 Agustus 2015

Ul 34:1-12; Mat 18:15-20. Inilah negeri yang Kujanjikan. Engkau boleh melihatnya … tetapi engkau tidak akan menyeberang ke sana. Kita tidak habis mengerti mengapa Musa yang dengan susah payah telah memimpin umatnya sampai di ambang pintu negeri yang dijanjikan, sendiri tidak boleh masuk ke dalamnya. Mungkin kita harus belajar dari Musa untuk menerima keterbatasan kita. Seperti dikatakan rasul Paulus, ada yang menabur, ada yang menyiram, ada yang menuai. Mungkin di sini Musa yang menabur dan menyiram, sering dengan air mata. Nanti Yosua yang menuai. Apakah kita rela orang lain memetik hasil jerih payah kita? Perlu diingat bahwa yang paling penting adalah Allah sendiri yang memberi daya tumbuh.

Comments are closed.