21 Juli 2015

Kel 14:21 – 15:1; Mat 12:46-50. Maka percayalah bangsa itu kepada Tuhan dan kepada Musa, hamba-Nya itu. Percaya bulat dan menyerah total kepada Tuhan membuahkan kemenangan manis. Secara fisik mereka sudah selamat. Tapi lebih penting dari itu adalah buah rohani. Kepercayaan mereka mulai berakar dan tumbuh. Mereka mengalami sendiri bahwa apa yang nampaknya mustahil sudah menjadi kenyataan. Mereka percaya kepada Tuhan dan kepada Musa, hamba-Nya. Kepercayaan itu menjadi landasan iman anak cucu mereka turun temurun. Allah bukan lagi Allah Abraham, Ishak dan Yakub, tapi Allah yang membebaskan dari tanah perbudakan. Dialah Allah yang membebaskan kita dari perbudakan dosa.

Comments are closed.