15 Juli 2015

Pw S. Bonaventura. Kel 3:1-6.9-12; Mat 11:25-27. Bukankah aku akan menyertai engkau? Tuhan sungguh peduli akan penderitan umat-Nya. Ia mau membebaskan mereka, dan untuk itu Ia mengutus Musa. Betapa kagetnya Musa. Bukankah ia seorang buronan di Mesir, orang yang dicari untuk dibunuh karena telah membunuh? Pilihan Tuhan tepat sekali. Musa bukan orang asing di istana Firaun. Sebagai orang yang dibesarkan di sana ia mengenal semua petinggi. Tapi sejak pembunuhan itu ia telah lari tanpa meninggalkan jejak. Haruskah ia kembali ke liang singa? Tapi Tuhan menghilangkan semua keberatan Musa dengan satu jaminan: “Aku menyertai eng-kau.” Itu saja cukup baginya, sebab Tuhan tidak ada tandingan-Nya.

Comments are closed.