10 Juli 2015

Kej 46:1-7, 28-30; Mat 10:16-23. Sekarang bolehlah aku mati setelah melihat mukamu. Bertahun-tahun lamanya Yakub berkabung karena menyangka Yusuf, anak kesayangannya, sudah mati diterkam binatang buas. Maka ia tak bisa percaya kabar baik yang disampaikan anak-anaknya bahwa Yusuf masih hidup dan menjadi orang terpen-ting sesudah Firaun di Mesir. Sekarang ia boleh merangkul buah hatinya itu. Hati Yakub serasa mau pecah tak mampu menampung sukacita sebesar itu. Biarlah ia mati sekarang, sebab yang ia dambakan dalam hidup ini sudah tercapai. Hidup adalah jalan menuju kebahagiaan kekal yang disediakan Tuhan bagi orang yang setia kepada-Nya. Maut hanyalah gerbangnya, jadi pantas dirindukan.

Comments are closed.