4 Juli 2015

Sabtu. Kej 27:1-5,15-29; Mat 9:14-17 “Benarkah engkau ini anakku Esau?” Jawabnya: “Ya”. Maka Yakub menerima berkat yang  hendak diberikan Ishak kepada Esau si sulung. Allah bebas memberi berkat-Nya kepada siapa yang berkenan kepada-Nya. Ia tidak membutuhkan pertolongan manusia, apalagi dengan tipu daya. Kisah itu mengan-dung pelajaran berharga bagi kita: Cara dan sarana yang salah tidak bisa dibenarkan oleh tujuan yang suci. Untuk mencapai tujuan yang baik, harus dipakai cara-cara yang baik pula. Ribka dan Yakub akan menderita karena kesalahan itu. Yakub harus lari karena ancaman hukuman mati saudara kembarnya. Ribka tidak akan bertemu lagi  dengan anak kesayangannya selama sisa hidupnya.

Comments are closed.