29 Mei 2015

Sir 44:1,9-13; Mrk 11:11-26. Rumah-Ku akan disebut rumah doa bagi segala bangsa. Tetapi kalian telah menjadikannya sarang penyamun. Bait Suci di Yerusalem dijadikan sarang penyamun. Kegi-atan jual beli disertai banyak keributan, pertengkaran dan tipu menipu. Hiruk pikuk itu tidak bisa ditertibkan dengan kelembutan. Maka Yesus bertindak dengan tegas demi membela orang miskin serta orang tersisih dari bangsa lain yang ingin berdoa di situ. Mestinya imam-imam kepala yang bertanggung jawab atas ketertiban di tempat kudus itu berterima kasih kepada Yesus. Tetapi mereka malah mau membunuhnya. Mungkinkah karena mereka kehilangan penghasilan tambahan dari pajak para pedagang itu?

Comments are closed.