27 Mei 2015

Sir 36:1,4-5a,10-17; Mrk 10:32-45. Anak Manusia datang bukan untuk dilayani, melainkan untuk melayani dan untuk memberikan nyawa-Nya sebagai tebusan bagi orang banyak. Yesus punya segala alasan untuk dilayani. Dia Anak Allah yang Mahatinggi. Namun Ia merendahkan diri menjadi hamba semua orang. Para murid Yesus belum juga paham. Mereka, seperti kita juga, ingin menjadi boss, yang paling tinggi, yang memberi perintah, bukan hamba yang ikut perintah. Yesus mengajar bukan dengan kata-kata saja. Ajaran-Nya terbaca jelas dari cara hidup-Nya. Dia 100% “Hamba Tuhan” yang dinubuat-kan oleh nabi Yesaya. Hamba yang tidak hanya memberi tenaga dan waktu-Nya, tapi hidup-Nya untuk menyelamatkan orang banyak.

Comments are closed.