22 Mar 2015

Minggu Prapaskah V. Yer 31:31-34; Ibr 5:7-9; Yoh 12:20-33. Jika-lau biji gandum tidak jatuh ke dalam tanah dan mati, ia tetap satu biji saja. Satu butir padi yang ditanam, seolah mati. Tapi ia bertunas dan berbuah sehingga satu butir menghasilkan satu cangkir beras. Itulah yang terjadi dengan Yesus Kristus. Ia wafat di salib, tapi bangkit dan mencurahkan Roh Kudus-Nya. Roh itu melahirkan hidup baru angkat-an orang-orang beriman. Di mana-mana dan di sepanjang zaman mereka dianiaya dan diancam akan dimusnahkan. Namun kegelapan tidak mampu memadamkan terang. Tuhan berjanji akan menyertai umat-Nya sampai akhir zaman. Tapi mereka pun perlu setia dan bersedia mati seperti gandum untuk menghasilkan banyak buah.

Comments are closed.