21 Mar 2015

Sabtu. Yer 11:18-20; Yoh 7:40-53. Tuhan semesta alam yang menghakimi dengan adil, yang menguji batin dan hati, kepada-Mulah kuserahkan perkaraku. Di antara para nabi, mungkin Yeremia yang paling banyak menderita karena profesinya sebagai nabi. Tanpa lelah ia mewartakan pertobatan demi menyelamatkan mereka dari kemus-nahan oleh bangsa-bangsa asing. Bangsa itu bukannya berterima kasih, malah menuduh, memfitnah dan mau membunuh dia. Di masa yang kacau dan korup itu Yeremia tak bisa mengharapkan keadilan kecuali dari Tuhan saja. Nabi Yeremia adalah pralambang Kristus. Ia dikepung dan dijerat oleh kejahatan bangsa-Nya. Tapi Ia tidak tumbang karena tahu perkara-Nya ada di tangan Bapa.

Comments are closed.