7 Mar 2015

Sabtu. Mi 7:14-15,18-20; Luk 15:1-3,11-32. Biarlah Ia kembali menyayangi kita, menghapuskan kesalahan-kesalahan kita. Doa nabi Mikha ini telah menjadi kenyataan dalam Injil. Yesus mewahyukan Allah Bapa kepada kita dalam perumpamaan maha indah tentang anak yang hilang. Bapa tidak mengingat-ingat masa lampau, bagaimana anak durhaka itu menghamburkan sebagian kekayaan- nya dengan hidup yang sia-sia. Yang penting anak itu sudah pulang dan ingin memperbaiki hidupnya. Allah kita maha rahim, maha pengampun. Kita diajak mengampuni diri sendiri dan mengampuni sesama lalu datang kepada Bapa untuk menerima pengampunan-Nya. Kerahiman-Nya selalu lebih besar dari dosa kita.

Comments are closed.