4 Mar 2015

Rabu. Yer 18:18-20; Mat 20:17-28. Anak Manusia datang bukan untuk dilayani, melainkan untuk melayani, dan memberikan nyawa-Nya menjadi tebusan bagi banyak orang. Baru saja Yesus bicara tentang sengsara dan maut yang akan ia alami. Murid-murid-Nya tidak peka dan tidak mengerti. Mereka hanya memikirkan kepentingan sendiri dan berebut kuasa di antara mereka. Biar sudah tiga tahun ikut Yesus, semangat dunia masih begitu lekat pada mereka. Maka dengan sabar Yesus mengajarkan dasar hidup kristiani: Bukan memerintah, tapi melayani. Bukan berebut menjadi yang terbesar, tapi berusaha menjadi yang paling kecil. Bukan merenggut nyawa orang, tapi rela mati untuk menyelamatkan orang.

Comments are closed.