23 Feb 2015

Im 19:1-2,11-18; Mat 25:31-46. Kuduslah kamu, sebab Aku, Tuhan Allahmu, kudus. Menjadi kudus bukan pilihan bebas, suka-suka, melainkan perintah Allah. Orang tidak menjadi kudus dengan menyendiri untuk berdoa terus. Semua sarana yang disebut untuk menjadi kudus berkaitan dengan sesama. Allah terus memelihara kehidupan manusia di bumi ini melalui tangan-tangan kita. Perlu membuka mata, telinga, terlebih hati, mengayunkan kaki dan mengulurkan tangan untuk meringankan penderitaan orang, mengembangkan hidup, membuatnya lebih bermakna dan indah. Nanti kita bakal dihakimi berdasarkan itu: “Terimalah Kerajaan yang telah disediakan bagimu… ketika aku lapar, kamu memberi aku makan…”

Comments are closed.