13 Feb 2015

Kej 3:1-8; Mrk 7:31-37. Ia menjadikan segala-galanya baik. Ke mana Yesus pergi, jejak-Nya meninggalkan kebaikan. Yang buta melihat, yang bisu tuli mendengar dan berbicara. Seperi dinubuatkan nabi Yesaya, Yesus menjadikan segalanya baru. Baru seperti dimaksud oleh Sang Pencipta di awal dunia, tapi kemudian dirusak oleh dosa. “Kamu akan menjadi seperti Allah,” bisik si ular. Manusia yang diracuni oleh setan, tidak lagi melihat Allah sebagai sumber kebaikan. Percaya berganti curiga, taat berganti berontak. Ambisinya membakar dan merusak. Ketika Allah datang, manusia sembunyi. Allah dalam belas kasih-Nya mengutus Yesus untuk mendamaikan manusia dengan Allah, dengan sesamanya dan seluruh ciptaan.

Comments are closed.