10 Feb 2015

Selasa. Pw S. Skolastika. Kej 1:20 – 2:4a; Mrk 7:1-13. Bangsa ini memuliakan Aku dengan bibirnya, padahal hatinya jauh daripada-Ku. Sesudah menjadikan manusia sebagai mahkota penciptaan-Nya, Allah melihat segala yang dijadikan-Nya itu sungguh amat baik. Ia tidak berhenti di situ, tetapi terus memelihara ciptaan-Nya dengan memberi mereka makanan. Maka pantaslah kalau manusia memuji dan bersyukur dengan segenap hati kepada Allah Penciptanya. Jadi betapa pilu hati para nabi dan Yesus melihat bangsa itu memuliakan Allah dengan bibir melulu, sedangkan hati mereka jauh dari Allah. Dalam hati mereka tak ada cinta kepada Allah dan sesama; hanya cinta kepada peraturan-peraturan buatan sendiri.

Comments are closed.