4 Feb 2015

Rabu. Ibr 12:4-7,11-15; Mrk 6:1-6. Berusahalah hidup damai dengan semua orang, dan kejarlah kekudusan, sebab tanpa kekudusan tak seorang pun akan melihat Tuhan. Orang Nasaret takjub mendengar pengajaran Yesus. Mereka mengenal Dia sejak kecil, dan melihat bagaimana Ia tumbuh berkembang sebagai anak tukang kayu yang trampil. Tiba-tiba Ia tampil di depan mereka sebagai guru yang pandai bicara dan melakukan mukjizat pula! Ah, dia pikir siapa dia itu? Mereka kecewa dan menolak Yesus. Mengapa? Karena mereka melihat Dia hanya dengan mata kepala, dan tidak dengan mata hati. Mereka menolak terang Roh Kudus, maka tak mampu melihat Tuhan dalam diri Yesus.

Comments are closed.