16 Jan 2015

Ibr 4:1-5,11; Mrk 2:1-12. Hai anakku, dosamu sudah diampuni. Sabda Yesus itu memancing reaksi yang berbeda-beda. Bagi si lumpuh itu merupakan sabda pembebasan. Beban dosa yang memberatkan sampai melumpuhkan tiba-tiba diangkat. Kekuatan baru mengalir dalam tubuhnya. Ia bangkit, mengangkat tilamnya dan berjalan! Orang banyak terheran-heran dan memuliakan Tuhan penuh sukacita. Tetapi tidak semua gembira. Ada beberapa yang bermuka masam, memancarkan hatinya yang lebih masam lagi. ‘Ia menghujat Allah!’ Memang mengucapkan kata-kata pengampunan, sejauh itu hanya di bibir, perkara mudah. Tapi membuat orang lumpuh berjalan? Kedegilan hati membuat sabda Allah tidak berguna bagi mereka.

Comments are closed.