7 Jan 2015

Rabu. 1Yoh 4:11-18; Mrk 6:45-52. Tenanglah, Aku ini, jangan takut! Setelah orang banyak itu pergi, juga para murid-Nya bertolak dengan perahu, Yesus berdoa seorang diri di bukit. Itulah tujuannya Yesus pergi ke sana, tapi belum terlaksana karena disusul orang banyak. Ia perlu sendirian dengan Bapa. Itulah saat-saat paling indah dalam hidup-Nya. Bersama Bapa saja di tempat yang sunyi. Di saat-saat puncak kebahagiaan itu pun Yesus tidak melupakan murid-murid-Nya. Ia mendengar jeritan mereka ketika ombak menerjang dan mau menelan perahu mereka. “Tenanglah, Aku ini, jangan takut!” Ia bersama mereka dan bersama kita selalu. Tak ada yang terjadi tanpa Ia tahu. Dan Ia tidak membiarkan kita binasa.

Comments are closed.