24 Nov 2014

Senin. Pw S. Andreas Dung Lac dkk. Why 14:1-3.4b-5; Luk 21:1-4. Di dalam mulut mereka tiada terdapat dusta; mereka tidak bercela. Kita semua tahu bahaya bom, apalagi bom bunuh diri. Pembawanya ada di tengah kita. Tiba-tiba: “Bum!” Bom meledak, membunuh pembawa-nya dan orang-orang di sekitarnya yang tidak sadar akan bahaya. Kata Paus Fransiskus, ada perusak yang lebih dahsyat dari bom. Ia merusak keluarga, lingkungan, kelompok, persekutuan, bahkan Gere-ja. Seperti bom bunuh diri ia menyusup dengan halus. Tidak ada yang curiga akan bahayanya. Tiba-tiba hancur semuanya. Yang dimaksud Paus adalah gossip. Maka sungguh berbahagialah orang yang tidak bercela, yang dalam mulutnya tak ada dusta, dan tak suka bergossip

Comments are closed.