26 Sept 2014

Pkh 3:1-11; Luk 9:18-22. Allah membuat segala sesuatu indah pada waktunya, bahkan Ia memberi kekekalan dalam hati manusia. Pengkhotbah memulai uraiannya dengan berkata bahwa untuk segala sesuatu ada waktunya. Kita sering kurang sabar. Apa yang kita inginkan mesti segera ada dan terlaksana. Kita tidak mau berproses. Kulit telur kita pecahkan sebelum anak ayam siap untuk keluar sehingga mati sebelum waktunya. Coba kita sabar dan menanti saatnya, tentu keluar anak ayam yang lucu. Yesus harus menderita dulu, baru bangkit pada hari ketiga. Kita mau langsung bangkit mulia tanpa harus menderita. O Tuhan, Kaujadikan segalanya indah pada waktunya!

Comments are closed.