21 Sept 2014

Minggu Biasa XXV. Yes 55:6-9; Flp 1:20c-24.27a; Mat 20:1-16a. Baiklah orang jahat kembali kepada Allah kita, sebab Ia memberi pengampunan dengan limpah. Kita manusia berdosa dan terbatas tak mungkin menyelami pikiran Allah. Dia yang mahakudus, mahaadil, sekaligus juga maharahim dan maha pengampun. Ia tidak ingin orang berdosa mati dalam dosanya. Pintu kerahiman-Nya tetap terbuka me-nanti dia bertobat dan kembali. Keadilan-Nya dilandaskan pada kasih. Pekerja yang menunggu sepanjang hari dan hanya sempat bekerja satu jam pun digaji penuh. Bukankah mereka juga punya keluarga, dan upah harian itu perlu untuk menyambung nyawa mereka sehari? Sampai hatikah kita bersikap penuh perhitungan terhadap sesama?

Comments are closed.