12 Sept 2014

Jumat. 1Kor 9:16-19,22b-27; Luk 6:39-42. Aku melatih dan menguasai tubuhku sepenuhnya, jangan sampai aku sendiri ditolak sesudah memberitakan Injil kepada orang lain. Orang bisa saja mewartakan Injil sebatas mulut. Tapi kalau tidak disertai kesaksian hidup, kata-katanya kosong belaka. Hidup menurut Injil menuntut penguasaan diri, mengendalikan nafsu yang tidak teratur, seperti keinginan untuk memiliki dan menguasai. Hidup menurut Injil berarti mengatakan “tidak” kepada segala bentuk kejahatan, dan mengatakan “cukup” kepada kenikmatan. Hidup adalah sekolah; kita tak pernah berhenti belajar. Kalau berguru pada manusia, batasnya kalau sudah sepandai guru. Tapi kalau gurunya Yesus, kita belajar terus sampai mati

Comments are closed.