2 September 2014

Selasa. 1Kor 2:10b-16; Luk 4:31-37. Kita tidak menerima roh dunia, tetapi roh yang berasal dari Allah, supaya kita tahu apa yang dika-runiakan Allah kepada kita. Roh dunia mendorong orang untuk mencari kenikmatan dengan memiliki sebanyak-banyaknya, kehormat-an setinggi-tingginya dan kekuasaan sebesar-besarnya. Untuk mem-peroleh itu ditempuhnya segala cara dan sarana. Tidak menjadi soal siapa dan berapa menjadi korban penipuan, ketidakadilan dan keke-rasan. Segala usaha diarahkan kepada kepentingan ”aku” dan “kelompokku”. Roh dunia membawa kepada maut dan kehancuran. Sebaliknya roh yang dari Allah adalah kasih. Roh itu hidup dan meng-hidupkan. Ia tidak berpusat pada diri sendiri melainkan pada Allah dan sesama. Kenikmatannya ialah berkurban demi kebahagiaan orang lain. Ia rendah hati dan mengakui segalanya adalah anugerah Tuhan yang diberi dengan cuma-cuma. Ia terus menerus bersyukur, maka murah hati dalam memberi dan berbagi.

Comments are closed.