30 Agustus 2014

Sabtu. 1Kor 1:26-31; Mat 2:14-30. Apa yang bodoh di mata dunia dipi-lih oleh Allah untuk memalukan orang-orang yang berhikmat. Tuhan-lah yang memilih dan memanggil orang bagi tugas-tugas yang khusus. Ia tidak memilih orang yang paling hebat dan paling kuat. Para nelayan yang tak terpelajar dijadikan sokoguru dari jemaat yang Ia dirikan. Maka nyatalah bahwa kuasa Allah yang bekerja, bukan kehebatan mereka. Jadi tidak alasan bagi siapa pun untuk bermegah, kecuali dalam kelemahannya sendiri. Seorang yang gagap bisa menjadi pengkhotbah kondang yang berkhotbah di mana-mana. Ia hanya bisa bersyukur. ‘Aku yang dulu gagap ini bisa lancar berbicara mengenai perbuatan-perbuatan besar Allah. Terima kasih, Tuhan.’

Comments are closed.