11 Agustus 2014

Senin. Pw S. Klara. Yeh 1:2-5,24 – 2:1a; Mat 17:22-27. Hai anak manusia, bangun dan berdirilah. Aku hendak berbicara dengan dikau. Nabi Yehezkiel sedang di tepi Sungai Kebar di tanah pembuangan. Di saat ia sendirian dan dalam keheningan, ia diliputi kekuasaan Tuhan. Dalam angin badai yang bertiup dari utara ia mendapat penglihatan yang luar biasa, kemuliaan surgawi. Suara Allah pun terdengar. Ternyata di tanah pembuangan pun Allah hadir dengan kuat kuasa-Nya. Dalam suasana mencekam karena dikelilingi musuh, Allah berbi-cara. Hati Yehezkiel siap sedia untuk mendengarkan Tuhan dan menerima pesan bagi bangsa-Nya. Tuhan juga hadir bagiku sekarang.

Comments are closed.