4 Agustus 2014

Senin.Pw S. Yohanes Maria Vianney. Yer 28:1-17; Mat 14:22-36. Hai, Hananya, Tuhan tidak mengutus engkau. Engkau membuat bangsa ini percaya pada dusta. Allah adalah kebenaran; nabi yang diutusTuhan selalu menyampaikan kebenaran. Tapi kebenaran tidak gampang diterima, terlebih oleh orang yang ada di jalan serong. Orang yang mengatakan apa yang benar sering ditolak, bahkan dibunuh. Sebaliknya nabi palsu mengatakan apa yang enak dan yang ingin didengar orang, tapi itu bohong. Banyak orang tak peduli sesuatu itu benar atau bohong, asal saja membawa untung, biar sebentar saja. Berhati-hatilah terhadap nabi palsu. Yang pasti mereka tidak mendekatkan malah menjauhkan kita dari Tuhan.

Comments are closed.