13 Jun 2014

Jumat. Pw S. Antonius dari Padua. 1Raj 19:9a,11-16; Mat 5:27-32.Mendengar angin sepoi-sepoi basa Elia menyelubunyi wajahnya dengan jubah. Elia melarikan diri dari orang-orang Ratu Izebel yang mau membunuhnya. Sampailah ia di gunung Tuhan. Tuhan menyatakan diri kepadanya bukan dalam kedahsyatan badai, gempa atau api, melainkan dalam kelembutan angin sepoi-sepoi. Elia menutupi wajah-nya karena Allah lebih jelas dilihat dengan mata hati yang percaya ketimbang dengan mata kepala. Setelah dikuatkan oleh perjumpaan itu, Elia mendapat pertutusan baru. Ia kembali lewat jalan yang sama, tetapi sebagai manusia baru yang tidak takut kehilangan nyawanya, karena Tuhanlah milik pusakanya.

Comments are closed.