9 Mei 2014

Jumat.Kis 9:1-20; Yoh 6:52-59. Aku sendiri akan menunjukkan kepa-danya betapa banyak penderitaan yang harus ia tanggung oleh kare-na nama-Ku. Saulus dengan semangat berkobar memperjuangkan kemurnian agama Yahudi. Semangatnya oke, hanya dia berjuang di pihak yang salah. Ketika menyadari kekeliruannya ia berjuang dengan semangat yang sama, sekarang bukan melawan Yesus, melainkan demi Dia dan bersama Dia. Upahnya bukan keberuntungan dan kesejahteraan di dunia, melainkan banyak penderitaan. Tapi ia kuat, sebab makanannya adalah roti surgawi. Dan semua penderitaan di dunia ini hanya sementara. Ia tahu kebahagiaan kekal menantikannya di Rumah Bapa, di tempat yang sudah disediakan Yesus baginya.

Comments are closed.