5 Mei 2014

Senin. Kis 6:8-15; Yoh 6:22-29. Orang-orang itu bersoal jawab dengan Stefanus, tetapi tak sanggup melawan hikmatnya. Mereka bersoal jawab bukan untuk mencari kebenaran dari Tuhan, melainkan untuk membenarkan diri. Mana mungkin hikmat manusia bisa mengalahkan hikmat Allah! Tetapi mereka tidak punya kerendahan hati dan keter-bukaan untuk menerima hikmat Allah. Mereka puas dengan makanan pengisi perut, dan tidak mencari makanan untuk kehidupan kekal. Jadi yang mereka lakukan ialah menghasut orang untuk memfitnah Stefanus. Mereka tidak mau mendengar kebenaran dan berusaha membungkam Stefanus. Tapi kebenaran itu berkumandang terus sampai hari ini. Apakah hati kita terbuka untuk menerimanya?

Comments are closed.