28 Mar 2014

Jumat. Hos 14:2-10; Mrk 12:28b-34. Aku akan memulihkan mereka dari penyelewengan. Aku akan mengasihi mereka dengan sukarela. Mengasihi orang baik yang tak pernah menyakiti kita, itu mudah. Tapi bila kita mengasihi orang yang terus menerus menyakiti dan mengkhianati kita, itu namanya cinta yang sungguh teruji, tulus, tanpa pamrih. Begitulah cinta Tuhan kepada Israel seperti disampaikan oleh nabi Hosea. Begitu juga cinta Allah kepada kita seperti diwartakan oleh Yesus, Putra-Nya. Apakah berlebihan bila kita mengasihi Tuhan Allah kita dengan segenap hati, jiwa, akal budi dan kekuatan kita dan sesama manusia seperti diri sendiri? Bukankah itu sudah wajar dan lebih dari wajar? Tuhan, ajarlah aku mengasihi seperti Dikau.

Comments are closed.