9 Sep 2011

Jumat. 1Tim 1:1-2,12-14; Luk 6:39-42.

Mengapakah engkau melihat selumbar di dalam mata saudaramu sedangkan balok di dalam matamu sendiri tidak engkau ketahui?

Bayangkan, selumbar dibandingkan dengan balok, keciiiil dan besaaar… seberapa bagiannya? Mata bisa kemasukan selumbar. Sakit sekali. Tapi balok tidak bisa masuk, hanya menghalangi pandangan. Kesalahan orang sekecil selumbar, tapi aku merasa terganggu dan ingin mencabutnya. Padahal aku pun punya kesalahan, sebesar balok, lagi. Dan balok itu tidak kulihat karena melekat pada diriku. Kita sering buta terhadap kesalahan sendiri, sementara kesalahan orang lain, biar kecil, nampak begitu jelas. Yesus mengajak kita menyingkirkan balok yang merintangi mata iman supaya bisa melihat kebenaran.

selumbar...... dan BALOK

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s