12 Nov 2010

Jumat. Pw S. Yosafat. 2Yoh 4-9; Luk 17:26-37. Sama seperti terjadi pada zaman Nuh. Sejarah selalu terulang, baik dalam kehidupan umat manusia maupun dalam kehidupan pribadi. Seandainya kita mau belajar dari sejarah, pasti kita lebih bijak dan keadaan kita lebih baik, dan banyak petaka dapat dihindari. Di zaman Nuh bumi penuh kekerasan, sehingga harus dimusnahkan. Allah memerintahkan Nuh membuat bahtera supaya ia dan keluarganya selamat dari air bah. Orang-orang melihat, bertanya dan menertawakan Nuh. Mereka meneruskan pola hidup yang lama: makan, minum dan bersenang-senang. Tiba-tiba saja malapetaka datang menimpa diri mereka. Keadaan kita sekarang tidak beda dari zaman Nuh. Banjir besar mengancam dunia. Apakah kita diam saja?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s