10 Nov 2010

Rabu. Pw. S. Leo Agung. Tit 3:1-7; Luk 17:11-19. Yesus, Guru, kasihanilah kami! Seruan memelas itu keluar dari mulut orang-orang kusta, penyakit kulit yang membuat penderitanya dianggap najis dan diasingkan dari masyarakat. Bila ada orang mendekat, mereka harus berteriak “Najis, najis!” Tapi ketika Yesus datang, teriakan mereka adalah “Yesus, Guru, kasihanilah kami!” Banyak orang merasa kasihan, tapi tak mampu berbuat apa-apa. Yesus beda. Ia menyembuhkan mereka dengan pandangan-Nya dan sabda-Nya. Mereka pergi untuk memperlihatkan diri kepada imam lalu memuji Allah dalam bait-Nya di Yerusalem. Hanya satu yang kembali memuji Allah dalam Yesus, bait Allah yang baru.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s