30 Sep 2009

Rabu. Pw S. Hieronimus. Neh 2:1-8; Luk 9:57-62. Maka aku berdoa kepada Allah semesta langit, kemudian jawabku kepada raja… Nehemia seorang Yahudi dalam pembuangan di Persia. Ia mendapat pekerjaan baik di istana raja. Ketika ia mendengar negerinya dalam keadaan yang sangat memprihatinkan, ia berupaya pulang untuk membangun tanah airnya. Sangat menarik bahwa apa pun yang dilakukan Nehemia, selalu didahului doa. Bahkan sebelum menjawab pertanyaan raja, ia berdoa lebih dahulu. Maka ia mendapat jawaban yang baik dari raja. Dewasa ini kita dituntut hidup dalam irama yang cepat. Semua dilakukan dengan tergesa-gesa. Orang harus mengambil keputusan dengan segera. Mana sempat berdoa? Sekiranya setiap ucapan dan perbuatan kita didahului dan dibarengi doa, alangkah baiknya hidup ini.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s