Monthly Archives: August 2009

29 Agt 2009

Sabtu. Pw Wafatnya S. Yohanes Pembaptis. Yer 1:17-19; Mrk 6:17-29. Mereka akan memerangi engkau, tetapi tidak akan mengalahkan engkau, sebab Aku menyertai engkau untuk melepaskan engkau. Itu dikatakan kepada Yeremia, yang masih sangat muda, saat ia dipanggil menjadi nabi. Ia ditugaskan untuk mencabut dosa sampai ke akar-akarnya, merobohkan kesombongan manusia, membinasakan kuasa kejahatan, dan meruntuhkan kekerasan dan ketidak adilan bangsanya. Sebagai gantinya ia harus membangun kebenaran dan keadilan, dan menanam kasih setia dan takut akan Tuhan. Sudah pasti ia akan mengalami perlawanan dari orang yang tidak mau bertobat. Kita tahu betapa banyak ia harus menderita karena ditolak bangsanya. Tapi ia tak usah takut, sebab Tuhan menyertainya. Adakah sesuatu yang sangat memberatkan hatiku?

28 Agt 2009

Jumat. Pw S. Agustinus. 1Tes 4:1-8; Mat 25:1-13. Inilah kehendak Allah: pengudusanmu… karena Allah memanggil kita untuk melakukan yang kudus. Terdengar gema Im 19:2 “Kuduslah kamu, sebab Aku, Tuhan Allahmu, kudus.” Kita ingat juga doa Yesus bagi murid-murid-Nya (Yoh 17:11.17), “Bapa yang Kudus … kuduskanlah mereka dalam kebenaran.” Allah adalah kudus, dan kita menjadi kudus dengan mengambil bagian dalam kekudusan Allah. Mungkinkah? Lihat S. Agustinus. Waktu muda, ia bergelimangan dalam dosa. Tapi ia bertobat dan jatuh cinta pada Allah. Cinta itu mempersatukan. Makin ia mengenal Tuhan, makin berkobar cintanya dan makin kudus hidupnya. Roh Allah, roh yang menguduskan, sudah dicurahkan ke dalam hati kita dan membantu kita untuk berpikir benar, berkata benar dan berbuat benar seperti yang berkenan kepada Allah.