30 Mar 2009

Senin. Dan 13:1-9.15-17.19-30.33-62 (Dan 13:41c-62); Yoh 8:1-11. Mereka memuji Allah yang menyelamatkan siapa saja yang berharap kepada-Nya. Susana jatuh dalam perangkap dua hakim yang bejat. Ia sungguh terjepit. Sepertinya tidak ada jalan keluar baginya. Ia menghadapi hukuman mati tanpa pembelaan. Senjatanya hanya doa didasarkan pada harapan dan iman yang kuat pada yang Mahatahu dan Mahakuasa. Dan harapannya tidak sia-sia. Tuhan mengirim bantuan pada waktunya dalam tokoh seorang Daniel. Perempuan dalam kisah Injil tertangkap basah. Ia pun terancam hukuman mati. Di sini ada ketidak adilan. Perempuan itu sendirian. Mana mungkin ia berzinah seorang diri? Ia dilempar ke depan Yesus, hakim tertinggi yang mahatahu dan mahaadil. Kata Yesus: “Aku pun tidak menghukum engkau. Pergilah dan jangan berdosa lagi mulai dari sekarang….” Yesus tidak menjatuhkan, melainkan mengangkat perempuan itu dari lumpur dosa dan membaharui hidupnya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s