16 Jan 09

Jumat. Ibr 4:1-5.11; Mrk 2:1-12. Baiklah kita berusaha untuk masuk ke dalam perhentian itu, supaya jangan seorang pun jatuh karena mengikuti contoh ketidaktaatan itu. Ada seorang turis asing masih muda, belum nikah. Setiap dua tahun ia pergi melancong ke luar negeri. Sudah banyak tempat yang ia kunjungi. Ia bukan orang kaya, tapi katanya, “Selama dua tahun saya kerja keras untuk menabung, Lalu saya cuti, istirahat sambil menikmati alam ciptaan Tuhan di segala penjuru bumi.” Turis itu tidak hidup untuk bekerja, sebaliknya, bekerja untuk hidup, untuk istirahat, ‘masuk ke dalam perhentian’. Tujuan hidup ialah untuk istirahat kekal. Di kuburan ada tulisan: RIP, Requiescat in Pace, ‘beristirahatlah dalam damai’, bukan ‘bekerjalah dalam damai’. Untuk bisa istirahat kekal, perlu berlatih dengan beristirahat menghormati hari Tuhan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s