Category Archives: Sabda Tuhan dalam hidup sehari-hari

18 Sept 2014

Kamis. 1Kor 15:1-11; Luk 7:36-50. Aku yang paling hina dari semua rasul, tetapi berkat kasih karunia Allah aku menjadi sebagaimana aku sekarang. Paulus yakin Kristuslah yang memanggilnya menjadi rasul. Tapi apa dasarnya? Dari Paulus sendiri nol. Bahkan minus, kurang dari nol, sebab Paulus adalah penganiaya jemaat. Dasar panggilan-nya adalah kasih karunia Allah melulu. Tapi Paulus mengakui bahwa kasih karunia yang diberikan kepadanya itu tidak sia-sia, melainkan telah menghasilkan buah berlimpah bagi pertumbuhan dan perkembangan jemaat. Semoga yang seperti itu terjadi juga pada kita. Tuhan memberi dengan limpah. Bagaimana kita menggunakannya?

17 Sept 2014

Rabu. 1Kor 12:31 – 13:13; Luk 7:31-35. Sekarang, setelah menjadi dewasa, aku meninggalkan sifat kanak-kanak itu. Secara fisik, kita tumbuh dari bayi menjadi kanak-kanak, remaja, dewasa. Secara rohani kita juga perlu tumbuh menjadi dewasa dalam iman. Sayang itu sering dilupakan atau diabaikan. Orang yang dewasa imannya tidak begitu saja mengikuti tiupan angin yang entah datang dari mana. Ia juga tidak memilih yang paling gampang, enak dan menguntungkan. Ia tahu berpikir dan menimbang-nimbang dengan matang, memilih dengan tanggung jawab. Ia tanggap terhadap suka dan duka di lingkungannya dan tidak menghakimi dengan sembarangan. Kemayangan pribadinya memancarkan kebijaksanaan Allah.